Menghitung Biaya Bangun Rumah 2 Lantai Sesuai Budget


Keterbatasan lahan yang sering terjadi di kota besar membuat sebagian orang harus melakukan ekspansi rumahnya untuk menambah lantai. Pasalnya jika kesamping, lahannya tidak mencukupi. Sehingga tidak heran jika rumah 2 lantai banyak dijadikan pilihan di kalangan masyarakat saat ini. Sebelum membangunnya, pastikan Anda sudah mengetahui cara menghitung biaya bangun rumah 2 lantai.

Memperhitungkan biaya pembangunan rumah rupanya mendatangkan kebingungan tersendiri bagi sebagian orang. Sehingga Anda tidak boleh sembarangan dalam melakukan perhitungan biayanya. Hal ini sangat penting dilakukan karena bisa berpengaruh terhadap jalannya proses pembuatan rumah. Salah satunya manfaatnya yaitu menghindari over budget yang kerap terjadi ketika membangun rumah.

Tips-Tips Mudah Menghitung Biaya Bangun Rumah 2 Lantai

Tidak sedikit orang-orang yang memilih untuk memberhentikan pembangunan sementara bahkan pemberhentian permanen karena tidak ada dananya. Untuk menghindari hal tersebut, pastikan Anda sudah benar-benar memperhitungkan biaya bangun rumah 2 lantai dengan baik. Jika masih bingung, berikut cara-cara yang bisa dilakukan untuk menghitung biaya pembangunan rumah 2 lantai!

Tetapkan Luas Bangunan Rumah

Tips pertama, pastikan Anda sudah merencanakan berapa luas bangunan yang akan dibuat. Tetapkan luas lantai bagian bawah dan atas dengan matang. Apabila sudah yakin, barulah Anda bisa memulai ke tahapan pembiayaan pembangunan. Usahakan untuk tidak merubah lagi luas rumah yang ingin dibangun, karena sedikit perubahan dapat mempengaruhi biaya pembuatannya.

Buat Rincian Pembelian Material

Selanjutnya, Anda harus membuat rincian pembelian material yang dibutuhkan. Mulai dari berapa sak semen dan batu bata yang dibutuhkan, berapa banyak ubin yang dibutuhkan dan jenis ubin apa yang akan digunakan, semuanya harus dipersiapkan. Dengan adanya rincian material ini Anda akan lebih mudah menghitung harga yang sesuai kebutuhan.

Riset Harga Setiap Material Bangunan

Setelah semua rinciannya selesai dibuat, saatnya Anda mulai mengecek dan riset harga dari setiap material bangunan tersebut. Cari dan pilihlah toko bangunan yang menawarkan harga sesuai keinginan namun kualitas materialnya bagus. Tentu dengan hal ini Anda bisa membuat rincian yang lebih dalam menghitung biaya pembangunan rumah 2 lantai tanpa harus over budget.

Perkirakan Harga Per Meternya

Buatlah anggaran untuk membangun rumah 2 lantai dengan perkiraan harga per meter persegi. Sebagai contoh, di Jakarta biaya pembangunan rumah 2 lantai per meter perseginya mencapai 3-5 juta. Biaya ini hanya bahan konstruksinya saja. Sehingga jika Anda ingin membangun rumah 2 lantai dengan luas 150 m2 maka biaya yang dikeluarkan di kisaran 450-750 juta.

Gunakan Jasa Tukang Borongan

Dalam menghitung biaya pembangunan rumah 2 lantai Anda tidak boleh melewatkan anggaran untuk tukang bangunan. Agar biayanya lebih mudah dihitung, Anda bisa menyiasatinya dengan menggunakan jasa tukang borongan. Saat ini biaya jasa tukang borongan di kisaran 600-800 ribu rupiah. Dengan jasa tukang ini Anda juga dapat mengatur berapa lama rumah harus selesai sehingga lebih efektif.

Sediakan Dana Cadangan

Dengan cara menghitung biaya bangun rumah 2 lantai yang sudah disebutkan bukan berarti dananya harus pas dan sesuai perhitungan. Anda tetap harus mempersiapkan dana cadangan ketika akan membuat perhitungan biaya membangun rumah. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan yang tidak terduga. Sebaiknya lebihkan 30% dari total biaya yang sudah ada untuk jaga-jaga.